Tertancap peluru

Mendengar pengakuanmu
Hati ku teriris perih
Batinku tercabik sakit
Yah.. itu sebuah kejujuran
Ku hargai
Namun tak akan pernah ku hargai
Perbuatan yang kau lakukan
Jangan berharap ku setuju
Karena kejujuranmu
Aku muak…
Saat itu langit biru
Melambai sapa senyum
Kau dating bagaikan petir
Di siang bolong
Ingin ku tampar
Agar kau sadar
Namun urung
Kau masih ku sayang
Masih ku hargai
Kau… mengalir darah
Darah keluarga
Aaarrrggghhhh…!!!!!
Knapa kau ulangi hal ini??
yang dulu pernah ada???
Bosaaannn…
Muaakk…
Kesal…
Dan ku
Berikan dua pilihan
Seperti hidup ini
Adalah sebuah pilihan
Ini konsekwensi yang harus kau hadapi
Dan kau
Akan mengorbankan sebagian
Bahkan seluruh
Dari perasaanmu
Inilah konsekwensimu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: